Showing posts with label Remaja. Show all posts
Showing posts with label Remaja. Show all posts

Proposal Nikah

 Bagi yang akan menikah

Latar Belakang
Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya cintai dan sayangi, semoga Allah selalu memberkahi langkah-langkah kita dan tidak putus-putus memberikan nikmatNya kepada kita. Amin
Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati..sebagai hamba Allah, saya telah diberi berbagai nikmat. Maha Benar Allah yang telah berfirman : "Kami akan perlihatkan tanda-tanda kebesaran kami di ufuk-ufuk dan dalam diri mereka, sehingga mereka dapat mengetahui dengan jelas bahwa Allah itu benar dan Maha Melihat segala sesuatu".
Nikmat tersebut diantaranya ialah fitrah kebutuhan biologis, saling membutuhkan terhadap lawan jenis.. yaitu: Menikah ! Fitrah pemberian Allah yang telah lekat pada kehidupan manusia, dan jika manusia melanggar fitrah pemberian Allah, hanyalah kehancuran yang didapatkannya..Na'udzubillah ! Dan Allah telah berfirman : "Janganlah kalian mendekati zina, karena zina adalah perbuatan yang buruk lagi kotor" (Qs. Al Israa' : 32).
Ibunda dan Ayahanda tercinta..melihat pergaulan anak muda dewasa itu sungguh amat memprihatinkan, mereka seolah tanpa sadar melakukan perbuatan-perbuatan maksiat kepada Allah. Seolah-olah, dikepala mereka yang ada hanya pikiran-pikiran yang mengarah kepada kebahagiaan semu dan sesaat. Belum lagi kalau ditanyakan kepada mereka tentang menikah. "Saya nggak sempat mikirin kawin, sibuk kerja, lagipula saya masih ngumpulin barang dulu," ataupun Kerja belum mapan , belum cukup siap untuk berumah tangga¡¨, begitu kata mereka, padahal kurang apa sih mereka. Mudah-mudahan saya bisa bertahan dan bersabar agar tak berbuat maksiat. Wallahu a'lam.
Ibunda dan Ayahanda tersayang..bercerita tentang pergaulan anak muda yang cenderung bebas pada umumnya, rasanya tidak cukup tinta ini untuk saya torehkan. Setiap saya menulis peristiwa anak muda di  majalah Islam, pada saat yang sama terjadi pula peristiwa baru yang menuntut perhatian kita..Astaghfirullah.. Ibunda dan Ayahanda..inilah antara lain yang melatar belakangi saya ingin menyegerakan menikah.
Dasar Pemikiran
Dari Al Qur¡¦an dan Al Hadits :
  1.  "Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui." (QS. An Nuur (24) : 32).
  2. "Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah." (QS. Adz Dzariyaat (51) : 49).
  3. ¨Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui¡¨ (Qs. Yaa Siin (36) : 36).
  4. Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik (Qs. An Nahl (16) : 72).
  5. Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir(Qs. Ar. Ruum (30) : 21).
  6. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Qs. At Taubah (9) : 71).
  7. Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali. (Qs. An Nisaa (4) : 1).
  8. Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan reski yang melimpah (yaitu : Surga) (Qs. An Nuur (24) : 26).
  9. ..Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja..(Qs. An Nisaa' (4) : 3).
  10. Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukminah apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sesungguhnya dia telah berbuat kesesatan yang nyata. (Qs. Al Ahzaab (33) : 36).
  11. Anjuran-anjuran Rasulullah untuk Menikah : Rasulullah SAW bersabda: "Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !"(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.).
  12. Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah (HR. Tirmidzi).
  13. Dari Aisyah, "Nikahilah olehmu kaum wanita itu, maka sesungguhnya mereka akan mendatangkan harta (rezeki) bagi kamu¡¨ (HR. Hakim dan Abu Dawud). 14. Jika ada manusia belum hidup bersama pasangannya, berarti hidupnya akan timpang dan tidak berjalan sesuai dengan ketetapan Allah SWT dan orang yang menikah berarti melengkapi agamanya, sabda Rasulullah SAW: "Barangsiapa diberi Allah seorang istri yang sholihah, sesungguhnya telah ditolong separoh agamanya. Dan hendaklah bertaqwa kepada Allah separoh lainnya." (HR. Baihaqi).
  14. Dari Amr Ibnu As, Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya ialah wanita shalihat.(HR. Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai).
  15. "Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah  (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim) : a. Orang yang berjihad / berperang di jalan Allah. b. Budak yang menebus dirinya dari tuannya. c. Pemuda / i yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang haram."
  16. "Wahai generasi muda ! Bila diantaramu sudah mampu menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara." (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas'ud).
  17. Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak (HR. Abu Dawud).
  18. Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah umat yang lain (HR. Abdurrazak dan Baihaqi).
  19. Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan) (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah).
  20. Rasulullah SAW. bersabda : "Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah" (HR. Bukhari).
  21. Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang(HR. Abu Ya¡¦la dan Thabrani).
  22. Dari Anas, Rasulullah SAW. pernah bersabda : Barang siapa mau bertemu dengan Allah dalam keadaan bersih lagi suci, maka kawinkanlah dengan perempuan terhormat(HR. Ibnu Majah,dhaif).
  23. Rasulullah SAW bersabda : Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan menambah keluhuran mereka (Al Hadits).
Tujuan Pernikahan
  1. Melaksanakan perintah Allah dan Sunnah Rasul.
  2. Melanjutkan generasi muslim sebagai pengemban risalah Islam.
  3. Mewujudkan keluarga Muslim menuju masyarakat Muslim.
  4. Mendapatkan cinta dan kasih sayang.
  5. Ketenangan Jiwa dengan memelihara kehormatan diri (menghindarkan diri dari perbuatan maksiat / perilaku hina lainnya).
  6. Agar kaya (sebaik-baik kekayaan adalah isteri yang shalihat).
  7. Meluaskan kekerabatan (menyambung tali silaturahmi / menguatkan ikatan kekeluargaan)
Kesiapan Pribadi
  1. Kondisi Qalb yang sudah mantap dan makin bertambah yakin setelah istikharah. Rasulullah SAW. bersabda : ¡§Man Jadda Wa Jadda¡¨ (Siapa yang bersungguh-sungguh pasti ia akan berhasil melewati rintangan itu).
  2. Termasuk wajib nikah (sulit untuk shaum).
  3. Termasuk  tathhir (mensucikan diri).
  4. Secara materi, Insya Allah siap. ¡§Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya¡¨  (Qs. At Thalaq (65) : 7)
Akibat Menunda atau Mempersulit Pernikahan
  • Kerusakan dan kehancuran moral akibat pacaran dan free sex.
  • Tertunda lahirnya generasi penerus risalah.
  • Tidak tenangnya Ruhani dan perasaan, karena Allah baru memberi ketenangan dan kasih sayang bagi orang yang menikah.
  • Menanggung dosa di akhirat kelak, karena tidak dikerjakannya kewajiban menikah saat syarat yang Allah dan RasulNya tetapkan terpenuhi.
  • Apalagi sampai bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya. Rasulullah SAW. bersabda: "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah ia bersunyi sepi berduaan dengan wanita yang tidak didampingi mahramnya, karena yang menjadi pihak ketiganya adalah syaitan." (HR. Ahmad) dan "Sungguh kepala salah seorang diantara kamu ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik, daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya" (HR. Thabrani dan Baihaqi).. Astaghfirullahaladzim.. Na'udzubillahi min dzalik
Namun, umumnya yang terjadi di masyarakat di seputar pernikahan adalah sebagai berikut ini :
  • Status yang mulia bukan lagi yang taqwa, melainkan gelar yang disandang:Ir, DR, SE, SH, ST, dsb
  • Pesta pernikahan yang wah / mahar yang tinggi, sebab merupakan kebanggaan tersendiri, bukan di selenggarakan penuh ketawadhu'an sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. (Pernikahan hendaklah dilandasi semata-mata hanya mencari ridha Allah dan RasulNya. Bukan di campuri dengan harapan ridha dari  manusia (sanjungan, tidak enak kata orang). Saya yakin sekali.. bila Allah ridha pada apa yang kita kerjakan, maka kita akan selamat di dunia dan di akhirat kelak.)
  • Pernikahan dianggap penghalang untuk menyenangkan orang tua.
  • Masyarakat menganggap pernikahan akan merepotkan Studi, padahal justru dengan menikah penglihatan lebih terjaga dari hal-hal yang haram, dan semakin semangat menyelesaikan kuliah.
Memperbaiki Niat :
Innamal a'malu binniyat....... Niat adalah kebangkitan jiwa dan kecenderungan pada apa-apa yang muncul padanya berupa tujuan yang dituntut yang penting baginya, baik secara segera maupun ditangguhkan.
Niat Ketika Memilih Pendamping
Rasulullah bersabda "Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya."(HR. Thabrani).
"Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama". (HR. Ibnu Majah).
Nabi SAW. bersabda : Janganlah kalian menikahi kerabat dekat, sebab (akibatnya) dapat melahirkan anak yang lemah (baik akal dan fisiknya) (Al Hadits).
Dari Jabir r.a., Sesungguhnya Nabi SAW. telah bersabda, ¡§Sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan kecantikannya ; maka pilihlah yang beragama." (HR. Muslim dan Tirmidzi). Niat dalam Proses Pernikahan
Masalah niat tak berhenti sampai memilih pendamping. Niat masih terus menyertai berbagai urusan yang berkenaan dengan terjadinya pernikahan. Mulai dari memberi mahar, menebar undangan walimah, menyelenggarakan walimah. Walimah lebih dari dua hari lebih dekat pada mudharat, sedang walimah hari ketiga termasuk riya'. "Berikanlah mahar (mas kawin) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan."(Qs. An Nisaa (4) : 4).
Rasulullah SAW bersabda : "Wanita yang paling agung barakahnya, adalah yang paling ringan maharnya" (HR. Ahmad, Al Hakim, Al Baihaqi dengan sanad yang shahih). Dari Aisyah, bahwasanya Rasulullah SAW. telah bersabda, "Sesungguhnya berkah nikah yang besar ialah yang sederhana belanjanya (maharnya)" (HR. Ahmad). Nabi SAW pernah berjanji : "Jangan mempermahal nilai mahar. Sesungguhnya kalau lelaki itu mulia di dunia dan takwa di sisi Allah, maka Rasulullah sendiri yang akan menjadi wali pernikahannya." (HR. Ashhabus Sunan). Dari Anas, dia berkata : " Abu Thalhah menikahi Ummu Sulaim dengan mahar berupa keIslamannya"(Ditakhrij dari An Nasa'i)..Subhanallah..
Proses pernikahan mempengaruhi niat. Proses pernikahan yang sederhana dan mudah insya Allah akan mendekatkan kepada bersihnya niat, memudahkan proses pernikahan bisa menjernihkan niat. Sedangkan mempersulit proses pernikahan akan mengkotori niat. "Adakanlah perayaan sekalipun hanya memotong seekor kambing." (HR. Bukhari dan Muslim)
Pernikahan haruslah memenuhi kriteria Lillah, Billah, dan Ilallah. Yang dimaksud Lillah, ialah niat nikah itu harus karena Allah. Proses dan caranya harus Billah, sesuai dengan ketentuan dari Allah.. Termasuk didalamnya dalam pemilihan calon, dan proses menuju jenjang pernikahan (bersih dari pacaran / nafsu atau tidak). Terakhir Ilallah, tujuannya dalam rangka menggapai keridhoan Allah.
Sehingga dalam penyelenggaraan nikah tidak bermaksiat pada Allah ; misalnya : adanya pemisahan antara tamu lelaki dan wanita, tidak berlebih-lebihan, tidak makan sambil berdiri (adab makanan dimasyarakat biasanya standing party-ini yang harus di hindari, padahal tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang demikian), Pengantin tidak disandingkan, adab mendo'akan pengantin dengan do'a : Barokallahu laka wa baroka 'alaikum wa jama'a baynakuma fii khoir.. (Semoga Allah membarakahi kalian dan melimpahkan barakah kepada kalian), tidak bersalaman dengan lawan jenis, Tidak berhias secara berlebihan ("Dan janganlah bertabarruj (berhias) seperti tabarrujnya jahiliyah yang pertama" - Qs. Al Ahzab (33),
Meraih Pernikahan Ruhani
Jika seseorang sudah dipenuhi dengan kecintaan dan kerinduan pada Allah, maka ia akan berusaha mencari seseorang yang sama dengannya. Secara psikologis, seseorang akan merasa tenang dan tentram jika berdampingan dengan orang yang sama dengannya, baik dalam perasaan, pandangan hidup dan lain sebagainya. Karena itu, berbahagialah seseorang yang dapat merasakan cinta Allah dari pasangan hidupnya, yakni orang yang dalam hatinya Allah hadir secara penuh. Mereka saling mencintai bukan atas nama diri mereka, melainkan atas nama Allah dan untuk Allah.
Betapa indahnya pertemuan dua insan yang saling mencintai dan merindukan Allah. Pernikahan mereka bukanlah semata-mata pertemuan dua insan yang berlainan jenis, melainkan pertemuan dua ruhani yang sedang meniti perjalanan menuju Allah, kekasih yang mereka cintai. Itulah yang dimaksud dengan pernikahan ruhani. KALO KITA BERKUALITAS DI SISI ALLAH, PASTI YANG AKAN DATANG JUGA SEORANG (JODOH UNTUK KITA) YANG BERKUALITAS  PULA (Al Izzah 18 / Th. 2)
Penutup
"Hai, orang-orang beriman !! Janganlah kamu mengharamkan apa yang dihalalkan oleh Allah kepada kamu dan jangan kamu melampaui batas, karena Allah tidak suka kepada orang-orang yang melampaui batas." (Qs. Al Maidaah (5) : 87).
Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan. Dan sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (Qs. Alam Nasyrah (94) : 5- 6 ).
Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya sayangi dan saya cintai atas nama Allah.. demikanlah proposal ini (secara fitrah) saya tuliskan. Saya sangat berharap Ibunda dan Ayahanda.. memahami keinginan saya. Atas restu dan doa dari Ibunda serta Ayahanda..saya ucapkan "Jazakumullah Khairan katsiira". "Ya Allah, jadikanlah aku ridho terhadap apa-apa yang Engkau tetapkan dan jadikan barokah apa-apa yang telah Engkau takdirkan, sehingga tidak ingin aku menyegerakan apa-apa yang engkau tunda dan menunda apa-apa yang Engkau segerakan.. YA ALLAH BERILAH PAHALA DALAM MUSIBAHKU KALI INI DAN GANTIKAN UNTUKKU YANG LEBIH BAIK DARINYA.. Amiin"
==================================== 
Dedicated to : My inspiration .... yang pernah singgah dan menghuni "hati" ...Astaghfirullah !! Saat langkah ada didunia maya, tak menapak di bumi-Nya..Lalu, kucoba atur gelombang asa..Robbi kudengar panggilanMu tuk meniti jalan RidhoMu.. Kuharap ada penolong dari hambaMu meneguhkan tapak kakiku di jalan-Mu dan menemani panjangnya jalan dakwah yang harus aku titi.. " Saat Cinta dan Rindu  tuk gapai Syurga dan Syahid di jalanNya makin membuncah.."
====================================
Maraji / Referensi :
  1. Majalah Ishlah, Edisi Awal Tahun 1995.
  2. Fiqh Islam, H. Sulaiman Rasyid, 1994, Cet. 27, Bandung, Sinar Baru Algesindo.
  3. Fikih Sunnah 6, Sayyid Sabiq, 1980, cet. 15, Bandung, Pt. Al Ma'arif.
  4. Kupinang Engkau dengan Hamdalah, Muhammad Faudzil Adhim, 1998, Yogyakarta, Mitra Pustaka.
  5. Indahnya Pernikahan Dini, Muhammad Faudzil Adhim, 2002, Cet. 1, Jakarta, Gema Insani Press.
  6. Rintangan Pernikahan dan Pemecahannya, Abdullah Nashih Ulwan, 1997, Cet. 1, Jakarta, Studia Press.
  7. Perkawinan Masalah Orang muda, Orang Tua dan Negara, Abdullah Nashih Ulwan, 1996, Cet. 5, Jakarta, Gema Insani Press.
  8. Kebebasan Wanita, jilid 1, 5, 6, A.H.A. Syuqqah, 1998, Cet.1, Jakarta, Gema Insani Press
  9. Sulitnya Berumah Tangga, Muhammad Utsman Al Khasyt, 1999, Cet. 18, Jakarta, Gema Insani Press.
  10. Majalah Cerdas Pemuda Islam Al Izzah, Wahai Pemuda, Menikahlah, No. 17/Th. 2 31 Mei 2001, Jakarta, YPDS Al Mukhtar.
sumber : dudung.net

By Badroe with No comments

Puisi buat Ikhwan

Ada postingand ari temen di MP yang ngirim postingan dibawah ini. Lumayan deh buat motivasi..he..

Ikhwan….oh…. ikhwan
walopun gk begitu rupawan
alias modal tampang pas-pasan
tapi, tetep aza tebar senyuman.... 

oh….ikhwan….
Gayanya sih bisa ditebak dan keliatan
jenggot melambai, baju koko ‘n celana goyang murahan
sesekali komat-kamit sambil jalan ( maksoed’a zikir ) 

oh…ikhwan…..
Nyarinya susah-susah gampang
kadang di masjid,mushola, kampus or sekolahan
mungkin juga lagi nyari sampingan
buat biaya walimahan ( he…he..he….21x ) 

oh…ikhwan…
anehnya kalo lagi jalan
ngukurin tanah apa nyari’ koin wan ???
ooo….ternyata jaga pandangan…. 

ikhwan….ikhwan…..
lucunya kalo akhwat sedang berpapasan
langsung minggir, acuh tak acuh kayak musuhan
( gubrak…!!! ) appaan tuh wan ??
eh..eh.. ternyata dia jatuh,, kagak liat ada selokan ! 

oh…….ikhwan
apa semuanya begitu wan..???
ada gak sih ikhwan yang jelalatan…???
boleh gak sih “Tepe-Tepe” ke akhwat wan ???
kan dah dibilang murabbi dalam liqo’an !! 

Yang bukan ikhwan,,pasti kagak ditunggu malaikat ridwan
yang bukan ikhwan gampang bgt didapatkan


tapi,,kalo ikhwan,,,yang tebal iman,,,dicari butuh tantangan..
karena ikhwan,, nggak doyan perempuan
melainkan lebih milih akhwat sebagai pasangan,,,


By Badroe with No comments

Pacaran Yukk...

"Hubungan kita sudah seperti ini, akrab banget..berdua-duaan, telpon-telponan, sms-sms-an, ketawa-ketiwi berdua, bercanda dan senda gurau..makan berdua, jalan berdua. Orang melihat kita seperti suami istri yang baru menikah. Jadi malu..padahal kita, tidak ada hubungan spesial, padahal..kita menjalani Hubungan Tanpa Status (HTS). Orang bilang kita Teman Tapi Mesra (TTM). Malu, kan? Mendingan kita Pacaran yukk.." kata Hendri merajuk.
Marni yang diajak bicara tersenyum bahagia. "Wahh..aku jadi pacar kamu? Setuju banget!!"Marni lalu membentangkan tangannya hendak memeluk Hendri. Tapi Hendri menghindar."Eitt..bentar, bentar..bukan itu maksudku."
Marni bengong. "Hahh..maksud kamu ?"
"Maksudku kita meneruskan hubungan serius ke Pacaran yaitu PAke CAra Nikah..agar semuanya menjadi halal..tidak seperti yg kemaren2.."
Marni diam. Dalam hati ia memang sudah lama mengidam-idamkan itu. "Kok bengong..diamnya wanita berarti setuju ya..besok aku ke orangtuamu." ujar Hendri mantap."Sekarang kita putus hubungan dulu sampai akad nikah terjadi.."
Marni bengong lagi, menatap Hendri yang melangkah pergi meninggalkannya. Tapi dalam hati dia bahagia. "Kutunggu lamaranmu, mas Hendri." gumam Marni.

Writed by : Kang Arief

By Badroe with No comments

Kusuka Kau Seksi

Siapa seh yang gak suka dengan wanita seksi??Terlebih Kaum Adam. Bahkan sampe ada yang mengatakan bahwa surganya dunia kalo melihat wanita seksi. Weleh...weleh...sampe segitunya ya keindahan sosok wanita. Lho, kok saya ngomongin masalah ginian ya. Ya iyalah, karena saya juga masih normal. Saya salah satu dari kaum Adam yang mengagumi keindahan sosok wanita. 
Manusia diciptakan oleh Alloh untuk tertarik pada hal-hal yang indahan, termasuk di dalamnya adalah keindahan sosok wanita. Seperti yang Alloh terangkan pada Qur'an Surat  Ali ‘Imran : 14
"Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah lah tempat kembali yang baik.” (QS. Ali ‘Imran: 14)
Nah, makannya saya katakan dari awal, bahwa wajar lah kalo saya termasuk di dalamnya yang menyukai keindahan wanita. Tapiiii...Nah ini yang harus ditekankan lho :
'Aku berjilbab, tapi tetap cantik
dan imut kan kak??'
  1. Karena saya suka keindahan wanita, maka saya tidak menginginkan keindahan wanita yang saya cintai  (istri, keluarga wanita) menjadi sorotan tajam saudara-saudaraku Kaum Adam lainnya yang penuh dengan nafsu. Saya sadar setinggi apapun iman seseorang pria, ketika dihadapkan pada hal-hal yang berbau maksiat, syaithon akan lebih kuat menggodaku (dan kaumku) dan menggelimpangkanku (dan kaumku) pada jurang kenistaan. Biarkanlah 'keseksian' itu hanya untuk saya atau untuk Anda (isti Anda). Saya tak ingin mereka (istri dan keluarga wanita saya dan Anda) menjadi salah satu penghuni yang dikatakan dalam hadits terbanyak di neraka ataupun jauh dari wanginya surga. Masya Alloh, na'udzubillahi min dzalika. Aku melihat ke dalam surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir), dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas dan ‘Imran serta selain keduanya). Dari ‘Imran bin Husain ia berkata Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya penduduk surga yang paling sedikit adalah wanita.” (HR. Muslim dan Ahmad).
  2. Sebagai perwakilan Kaum Adam, saya mengimbau kepada saudariku untuk dapat menjaga keindahan yang telah Alloh anugerahkan kepada kalian dengan baik. Keindahanmu sangat kami sukai, akan tetapi janganlah kalian menggoda keimanan kami dengan keindahan dan anugerah Alloh yang telah kau miliki. Apakau kau ingin Alloh menghilangkan anugerah itu darimu. Kami adalah singa yang sangat kelaparan ketika kau hidangkan keindahanmu itu. Kami sangat tidak rela melukai masa depanmu dan kehidupan indahmu esok hari. Karena kau begitu indah untuk kami sakiti.
  3. Kau adalah ujian terbesar bagi kaumku, seperti yang Rasulullah SAW katakan mengenai fitnah wanita dalam shahih bukhari, “Tidaklah aku tinggalkan sesudahku suatu fitnah yang lebih membahayakan bagi lelaki daripada wanita”.Wanita menjadi fitnah ketika mereka menjadi alat membangkitkan nafsu dan keinginan bagi lelaki. Sadarlah saudariku, di sekelilingmu banyak mata-mata lelaki yang mengincarmu.
  4. Kalian (istri) adalah keindahan yang menjadikan kami tenang ketika kami lelah dalam menghadapi dunia, kau hadir menjadi solusi bagi kami, kau hadir menjadi tegaknya bangsa ini bahkan peradaban. Peranmu sangat kami tunggu untuk mendidik generasi penerus bangsa yang menggantikan kita esok demi tegaknya kalimah laa ilaha illalloh muhamadarrosululloh.
“… Dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakekatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk surga dan tidak mendapatkan wanginya surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” 
(HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu).

Dan jangan lah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak daripadanya. 
Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya (QS. An-Nuur: 31). 

"Hai nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian 
itu supaya mereka lebih mudah dikenali, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Alloh
 adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS.Al Ahzaab : 59)

Kusuka kau seksi, tapi ku tak rela kau memberikannya pada yang lainnya juga

By Badroe with No comments

Aku Bukan Suamimu

Oleh : Muhammad Badrushshalih

Alloh menciptakan kehidupan ini sudah sangat sempurna.Semuanya telah Alloh tetapkan buat kita.Yupz,itulah syariat-syariat Islam yang berisi bagaimana seharusnya kita bersikap,termasuk bagaimana kita berpakaian.
Berpakaian secara umum adalah upaya untuk melindungi tubuh dari panas,dingin dan yang utama adalah menutupi aurat kita.Hmm..mm aurat?jangan kesinggung dulu ya kalo saya ngomongin ini.
Ide muncul dari perbincangan sama temen kelompok jiwa.Masih ingatkan batasan aurat cewek and cowok?benar..Cewek 'boleh' menampakkan telapak tangan dan wajahnya kepada nonmuhrim.Kalo kedua bagian tubuh ini masih menjadi masalah buat cowok,misalkan Alloh memberikan ujian baru buatmu dengan wajah yang cantik hingga setiap mata yang memandang membuatnya jauh dariNya-menjadikannya maksiat-,maka lebih baik ditutup.
Lain halnya dengan cowok.Cowok mah lebih simple,celana 3/4 pun sudah menutupi aurat dengan catatan clana setinggi pusar lho.Meskipun demikian,ini seharusnya dapat dijaga juga kesopanannya.Ya..bisa dibilang jaim dikit lha di deket cewek,karena katanya cewek ngelhatnyapun risih..
Cewek aja risih ngelihat cowok yang hanya menggunakan celana 3/4 plus kaos singlet, apalagi kalo cowok ngelihat cewek yang dengan mudahnya memamerkan aurat mereka di depan cowok yang bukan muhrimnya..Bukan hanya rambutmu saja yang ditutup kawan,tapi seluruh tubuhmu adalah aurat,bahkan suaramupun dapat menjadikan cobaan bagi kami,kaun Adam.
PLEASE,jangan buka auratmu di hadapan kami,karena kami bukan suamimu.

By Badroe with No comments

Sekilas Sejarah Valentine's Day


Ribuan literatur yang menyebutkan sejarah Hari Valentine masih berbeda pendapat. Ada banyak versi tentang asal-usul perayaan Valentine ini. Yang paling populer adalah kisah Valentinus (St. Valentine) yang diyakini hidup pada masa Claudius II yang kemudian menemui ajal pada 14 Februari 269 M. Namun kisah ini pun ada beberapa versi lagi.
Yang jelas dan tidak memiliki silang pendapat adalah kalau kita menilik lebih jauh lagi ke dalam tradisi paganisme (dewa-dewi) Romawi Kuno. Pada waktu itu ada sebuah perayaan yang disebut Lupercalia. Di dalamnya terdapat rangkaian upacara penyucian di masa Romawi Kuno (13-18 Februari).

Dua hari pertama dipersembahkan untuk Dewi Cinta , Juno Februata. Pada hari ini, para pemuda mengundi nama-nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk bersenang-senang dan menjadi objek hiburan.
Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan Dewa Lupercalia terhadap gangguan serigala. Selama upacara ini, kaum muda memecut orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dipecut karena menganggap pecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.

Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I. Kemudian agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Galasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama saint Valentine's Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari.

Jati diri St. Valentine sendiri masih diperdebatkan sejarawan. Saat ini, sekurang-kurangnya ada tiga nama Valentine yang meninggal pada 14 Februari. Di antaranya ada kisah yang menceritakan bahwa kaisar Caludius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat di medan peperangan daripada orang yang menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda menikah. Tindakan kaisar itu mendapatkan tantangan dari St. Valentine yang secara diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga ia pun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M.

Dapat kita tarik beberapa kesimpulan:
1. Valentine's Day berakar dari upacara keagamaan ritual Romawi Kuno untuk menyembah dewa mereka yang dilakukan dengan penuh kesyirikan.
2. Upacara yang biasa dilaksanakan pada 15 februari tersebut pada tahun 496 oleh Paus Galasius I diganti menjadi 14 Februari.
3. Agar dunia menerima, hari itu disamarkan dengan nama "hari kasih sayang" yang kini telah tersebar diberbagai negeri, termasuk negeri-negeri Islam.

Dari Abu Sa'id al-Khudri radhiyallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Sungguh kalian akan mengikuti sunnah perjalanan orang-orang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehingga mereka memasuki lubang dhab (hewan sejenis biawak di Arab). Mereka berkata, "Wahai Rasulullah apakah mereka Yahudi dan Nasrani?" Beliau menjawab, "Siapa lagi kalau bukan mereka?" (HR. Bukhari 7325 dan Muslim 2669)

Hadits ini merupakan mukjizat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam karena sungguh mayoritas umatnya ini telah mengikuti perjalanan kaum Yahudi dan Nasrani dalam gaya hidup, berpakaian, syi'ar-syi'ar agama, dan adat-istiadat. Dan hadits ini lafazhnya berupa kabar yang berarti larangan mengikuti jalan-jalan selain agama Islam.

Islam sangat melarang keras untuk saling membenci dan bermusuhan, namun sangat menjunjung tinggi akan arti kasih sayang terhadap umat manusia. Rasulullah saw. bersabda :

"Janganlah kamu saling membenci, berdengki-dengkian, saling berpalingan, dan jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Juga tidak dibolehkan seorang muslim meninggalkan (tidak bertegur sapa) terhadap sudaranya lewat tiga hari" (HR. Muslim)

Disini jelas bahwa kita dianjurkan sekali untuk saling menjaga dan menghargai antar sesama sebagai tanda kasih sayang yang mesti dihormati. Hal ini untuk menghindari berbagai keburukan serta dapat mengenal antar sesama untuk memperkuat dan menjaga tali persaudaraan.

Raulallah saw: "Perumpamaan orang-orang Mukmin dalam hal kecintaan, kasih-sayang dan belas kasihan sesama mereka, laksana satu tubuh. Apabila sakit satu anggota dari tubuh tersebut maka akan menjalarlah kesakitan itu pada semua anggota tubuh itu dengan menimbulkan insomnia (tidak bisa tidur) dan demam (panas dingin).
(HR. Muslim)

Bahkan dalam hadits lain, yang diriwayatkan oleh Baihaqi melalui Anas ra. Nabi bersabda : "Tidak akan masuk surga kecuali orang yang penyayang", jadi jelas bahwa yang masuk surga itu hanyalah orang-orang yang mempunyai rasa kasih sayang yang tanpa dibarengi dengan niat-niat jelek.


Demikianlah Artikel yang singkat ini, semoga generasi-generasi muda kita tetap Istiqomah dalam memperjuangkan kemuliaan Islam.. untuk valentine's day kita katakan ''no!'' untuk hari kasih sayang kita katakan ''yes!''..

By Badroe with No comments

Akulah Sang Mantan

Sahabat, kau telah lama hadir dalam diri ini. Kau senantiasa berada dalam sanubari yang senantiasa menemani hari-hariku. Menemani dalam setiap diri mengambil keputusan untuk melangkahkan kaki ini menuju cita-cita yang telah ditanamkan dalam hati dan pikiran ini. Menggerakkan anggota tubuh dalam kelesuan dan keputusasaan dalam membangkitkan kembali semangat itu.
Ya, kaulah wahai jiwa sanubari...
Kau yang telah lama setia menemaniku setiap saat. Kau cerminan diri ini. Cerminan seluruh raga ini. Bila tubuh ini makanan, kaulah yang memberikan aroma dan rasa hingga setiap orang yang menikmatinya merasa terpuaskan. 
Di awal tahun baru ini, semoga menjadi awal perbaikan diri untuk kembali mengevaluasi atas semua yang telah berjalan selama setahun lalu. Ya, selamat tinggal sang mantan. Akulah sang mantanmu. Aku yang dulu telah kau hinggapi berbagai dosa dan maksiat. Perlahan tapi pasti kau membawaku menjauhi Sang Pencipta. Sang Maha Kuasa pemilikmu dan raga ini. Selamat tinggal jiwaku yang lengah, jiwaku yang malas, jiwaku yang angkuh, sombong tak mau sujud pada-Nya, jiwa yang melewati hari-hari dengan hura-hura, jiwa yang tak peduli, jiwa yang individualisme, jiwa yang menentang syari’at, jiwa yang malas untuk menuntut ilmu, jiwa yang cinta dunia dan takut mati, jiwa yang melupakan akhirat, jiwa yang menunda sholat, jiwa yang menahan untuk berinfak....wahai mantan-mantan jiwaku, semoga kau tak kembali hadir dalam diri ini. Lepaskan belenggumu dan biarkanlah kusendiri dan mencari penggantimu yang akan membawaku semakin dekat denganNya....

By Badroe with No comments

Jilbab Siapa Neh??


Oleh : Muhammad Badrushshalih

Suasana lingkungan berjilbab memang baru terasa sewaktu saya masuk perkuliahan. Berawal dari dosen-dosen yang sangat sibuknya ngurusin masalah ospek kami mondar-mandir di hadapan saya. Awal ketertarikan yang gak pernah terlupakan. Gimana bisa lupa, mereka menjadi awal ketertarikan saya sama Islam untuk mengenal lebih dekat. Terlebih komunitas jilbaber (orang-orang berjilbab) besar. Saya menyebut mereka ABG alias akhwat berjilbab guede. He..he..

Komunitas ABG semakin banyak saya kenal ketika Alloh memberikan jalan kepada saya untuk bergabung dalam komunitas Islam, khususnya lembaga dakwah kampus yang ternyata menjadi awal saya untuk mengenal Islam lebih jauh. Mulai dari kampus hingga aktifitas di masjid yang mau gak mau saya bergelut dengan dunia mereka.

Hal yang terpikir dalam benakku kini adalah jilbab yang Islam syariatkan untuk menutup aurat itu untuk siapa???Apakah hanya untuk kaum yang bergelut di dunia dakwah, dunia masjid??Apakah mereka yang gak gabung gak berhak untuk menggunakan jilbab yang Alloh perintahkan dalam Al-Qur’an??Lalu, sebenarnya kenapa sebagian saudari kita gak mau untuk berjilbab???

Saudariku, Alloh memerintahkan kaummu untuk berjilbab adalah untukmu, bukan untuk sebagian kaummu. Ingatlah perintah—Nya dalam qur’an surat An nur Ayat 31 “….hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung”.

Jelas sudah ayat tersebut untuk kaummu dalam menutup aurat dan juga siapapun orang-orang yang diperbolehkan melihat aurat (dalam batasan syari’at tentunya). Alloh memerintahkan kepada Anda tanpa mamilih siapa Anda untuk menjagamu. Itulah rasa cinta-Nya kepadamu sobat, bukan untuk melarangmu menutupi kecantikan yang telah Alloh berikan. Yakinlah bahwa jilbab yang Alloh perintahkan adalah demi keyakinan yang kau anut sobat. Islam ini sempurna (Al maidah: 3). Semua yang ada di hidup ini telah diaturnya. Termasuk bagaimana engkau menutup auratmu, menjaga kehormatanmu dan kesucian yang harus kau jaga hingga engkau kembali pada-Nya.

By Badroe with No comments

Keraguan Pria, Penantian Wanita

Oleh : Siti Fathiyah Khotib, LC, MA

Berpasang-pasangan merupakan salah satu karakteristik ciptaan Allah. Siang dan malam; gelap dan terang; daratan dan laut; kebaikan dan keburukan. Semua itu merupakan tanda kebesaran dan kekuasaan Allah “Maha Suci Dzat yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan darimereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui ( QS. Yasin : 36).

Sebagai makhluk Allah, manusia juga tak lepas dari karakteristik berpasangan berupa pria dan wanita. Dalam diri mereka Allah tanamkan perasaan dan naluri saling memerlukan dan mencintai yang menurut Islam dipandang sebagi bagian dari Rahmat Allah kepada hamba Nya. Perasaan saling mencintai tersebut tidak dikekang dan tidak pula dibebaskan tanpa aturan, namun disalurkan dengan cara yang elegan dan terhormat yang memelihara martabat kemanusiaannya dalam bentuk ikatan perkawinan. Disinilah letak signifikasinya anjuran Rasulullah saw kepada umatnya untuk segera menikah. “Nikah merupakan sunnahku, dan barang siapa yang tidak menyukai sunnahku maka ia tidak termasuk golonganku” (HR. Ibn Majah)

Bahkan tidak sekedar itu, Rasulullah saw mendorong umatnya untuk segera menikah bagi yang sudah mampu untuk melaksanakannya :"Wahai para pemuda barang siapa yang sudah mampu untuk melaksanakan pernikahan maka hendaklah ia menikah, barang siapa yang tidak mampu maka hendak ia berpuasa karena hal itu menjadi tameng baginya" (HR. Bukhari)

Manakala mencermati pesan Rasulullah saw dalam hadits tersebut ditujukan kepada para pemuda maka dapatlah difahami bahwa dari dimensi waktu, Islam menghendaki seseorang yang mampu agar segera menikah di waktu muda dan tidak menunda-nundanya. Di sisi lain, Rasulullah saw melarang umatnya untuk hidup membujag yang bertentangan dengan naluri manusia, sebagaimana diriwayatkan dari Samrah bahwa : Rasulullah saw melarang hidup membujang" (HR. Tirmidzi). Anjuran untuk segera menikah jika sudah mampu dan larangan hidup membujang karena banyakknya dampak negatif darikehidupan semacam itu baik dari sisi psikologis atau sosial.

Satu alasan yang sering mengemuka bagi orang yang belum menikah adalah belum siap secara finansial, mental atau lainnya. Namun seringkali terjadi standar kesiapan secara finansial ditakar kelewat tinggi sehingga sebenarnya ketidaksiapan mental lebih dominan. Sebenarnya Islam tidak memasang standar yang berlebihan dalam kesiapan finansial ini. Islam hanya menganjurkan kesiapan yang wajar menurut kemampuan seseorang. Karena Allah berjanji untuk memberikan kecukupan bagi orang yang kurang mampu yang mau menikah. "Dan nikahikah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (untuk nikah) diantara hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka fakir maka Allah yang memberikan kecupkupan kepada mereka dari karunia Nya.

Dalam sebuah haditsnya Rasulullah saw emnjelaskan : "Ada tiga kelompok manusia dimana Allah akanmemberikan bantuan kepada mereka; orang yang menikah dalam rangka memelihara kesucian, hamba sahaya yang mau melunasi pembayaran kemerdekaannya dan orang yang berperang di jalan Allah" (HR. Tirmidzi).

Sebuah perkawinan akan terbangun manakala kesiapan puhak pria utnuk mengayunkan gayung lamaran disambut oleh pihak wanita. Untuk itulah seyogyanya kaum wanita (dan juga pria) wajar dalam menetapkan kriteria bagi pasangannya. Dalam kaitan ini Rasulullah saw memberikan tuntunan. "Wanita itu dinikahi karena 4 hal; kecantikan, kekayaaan, keturunan dan agamanya. Maka pilihkah yang memiliki agama, niscaya kamu beruntung."

Sekalipun pesan tersebut ditujukan kepada kaum pria namun juga meliputi kaum perempuan. Bahkan jika menilik lembaran kehidupan sahabat dan para salafus shaleh, didapati bahwa gayung perkawinan juga diayunkan oleh pihak wanita. Umar bin Khattabb, misalnya meminang Abu Bakar lalu Utsman buat puterinya Hafshah, sekalipun akhirnya Rasulullah yang menerimanya. Lebih dari itu, Khadijah menawarkan diri untuk dinikahi Rasulullah saw. Wallahu a'lam.

sumber My Qur'an


By Badroe with No comments

Surat Terbuka untuk adik-adikku


Salam Dede..
sebagai di masa muda masa yang penuh ujian.. masa tempaan.. masa pembentukan utuh kepribadian.. banyak tantangan dan godaan di hadapan.. Abang harap agar Dede lolos dalam menghadapi berbagai macam cobaan tersebut dan lulus dengan sukses dan predikat "Mumtaz"..

Ini ada bekal untuk adik-adik abang agar dapat mengarungi masa muda dengan penuh kesuksesan...:

*Rabbij j'alniy syabban shalihah syatiran shabiran syakiran barran biwalidayya wa qudwatan hasanatan li ikhwaniy...
(Ya Rabb jadikanlah aku pemuda yg shalih cerdas sabar bersyukur berbakti kepada kedua orangtuaku dan teladan bagi saudara-saudaraku)
*Rabbij j'al syababiy huwa khaira tamriniy..
(Ya Rabb jadikanlah masa mudaku sebaik baik masa berlatihku)
*Allahummaj j'alniy minal faizin was salimin wal mumtazin
(Ya Allah jadikanlah aku dari orang-orang yang menang, selamat dan mumtaz)
*Allahumma sahhilna fi fahmid durus wa fi muthalaatid durus wa fi hifdzid durus...
(Ya Allah mudahkanlah aku dalam memahami pelajaran, membaca pelajaran dan menghafal pelajaran)
*Allahumma fsyilniy fi kulli ma'shiatika..
(Ya Allah gagalkanlah aku dalam setiap bermaksiat kepada-Mu...)

Diamalkan De.. semoga bermanfaat...
untuk adik-adikku..

Abangmu,
Azim Mutawakkil

By Badroe with No comments

Tentang Pemuda

Oleh : Ersifa Fatimah (catatan)

Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar...

Pemuda adalah Ibrahim
Yang dengan kampaknya menebas paganisme
Yang dengan kekuatan argumentasinya menghancurkan kesombongan sang tiran
Yang dengan kecerdasannya menemukan hakikat kebenaran dibalik rahasia alam semesta
Yang dengan keberaniannya menundukkan panasnya bara api
Yang dengan keteguhan imannya mengarungi sahara tak bertuan
Yang kecintaan kepada Rabb-nya mengalahkan segala sesuatu,
Merelakan semua kemahalan pengorbanan

Pemuda adalah Musa
Yang dengan tongkatnya meluluhlantakkan keangkuhan kebodohan
Yang dengan keberanian dan keimanannya membelah lautan merah
Yang dengan kekuatannya membunuh sang angkara
Yang dengan ketegasannya menciptakan sistem kepemimpinan di tengah kaum yang terpecah belah
Yang dengan bara semangat perjuangannya membebaskan kaum tertindas

Pemuda adalah Isa
Yang dengan ketulusan kasih sayangnya mencairkan kebekuan hati
Yang dengan kelembutannya menumbuhkan kehidupan
Yang pengorbanan tanpa pamrihnya menyinari kegelapan paradigma materialis
Yang kejernihan hatinya menguak segala rahasia kejahatan

Pemuda adalah Muhammad
Yang didirinya terhimpun segala potensi kebaikan
Yang kekuatan perjuangannya menghancurkan peradaban
Rendah untuk kemudian membangun ketinggian hakikat peradaban kemanusiaan
Yang kecintaan kepada Rabb-nya membuatnya tak peduli apapun yang menimpanya
Yang ketinggian akhlaqnya membuat hormat dan pujian dari seluruh alam
Yang kecintaan kepada ummatnya membuatnya tak tenang istirahat
Yang kezuhudannya telah mengharamkan diri dan keluarganya dari
obsesi gelimang materi
yang ketinggian namanya selalu disebut sampai hari kiamat

Pemuda,
Di pundakmu lah tertumpu berjuta harapan
Di dirimu lah terkumpul potensi keutamaan
Di tanganmu lah terletak penyelesaian permasalahan ummat
Di matamu sinar akan menguak kegelapan
Di perjuanganmu tergantung bangunan ketinggian
Peradaban kemanusiaan
[arsip Syuro BP III FSLDK, UNILA, Lampung]

Sejak dulu hingga sekarang, pemuda merupakan pilar kebangkitan.
Dalam setiap kebangkitan pemuda merupakan rahasia kekuatannya.
Dalam setiap fikrah pemuda adalah pengibar panji-panjinya.
[Hasan Al Banna]

Tak peduli seberapa berat krisis yang menimpa kita saat ini,
sebuah kehidupan terhormat dan berwibawa yang dilandasi kemakmuran
masih mungkin dibangun di negeri ini.
Dengan satu kata: Pahlawan.
Tapi jangan menanti kedatangannya
atau menggodanya untuk hadir ke sini.
Sekali lagi, jangan pernah menunggu kedatangannya,
seperti orang-orang lugu tertindas itu.
Para pahlawan itu tak akan pernah datang!
Mereka bahkan sudah ada di sini.
Mereka lahir dan besar di negeri ini.
Mereka adalah aku, kau, dan kita semua.
Mereka bukan orang lain.
Mereka hanya belum memulai.
Mereka hanya perlu berjanji merebut takdir kepahlawanan mereka...
[Anis Matta]

Fastabiqul khairat...
Sang Pelopor adalah seorang ambisius,
yang tidak mudah puas,
selalu ingin menjadi yang terdepan dalam kebaikan, pemikiran, kreativitas
dan semua hal yang dapat mengakselerasi terwujudnya peradaban Islam.
Bumi yang ramai dengan amal kebaikan.
[Arya Sandhiyudha]

Jadilah seorang Muslim,
maka cukuplah alasan bagimu untuk melawan segala ketidakadilan
dengan perjuangan yang lurus dan jujur, menggelorakan hamasah, dan sarat motivasi.
Jika tidak, maka periksalah hatimu.
Mungkin hati itu telah tertipu tentang hakikat keimananmu.
Sebab, adakah hati penuh iman yang sedemikian rela berpangku tangan terhadap kedzaliman?
[Sayyid Quthb]

Perjuangan kaum muda yang terpelajar haruslah membawa semangat kerakyatan
Supaya ia jangan merendah menjadi binatang berkelahi
Ia harus dapat menjadi pemuda yang revolusioner
Yaitu pemuda yang bercita-cita dan mempunyai kesadaran serta pengertian yang jernih
tentang duduk perjuangannya untuk rakyat kita serta kemanusiaan pada umumnya
[Sutan Syahrir]

"Wahai Tuhan kami,
berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu
dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus
dalam urusan kami (ini)."

Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka,
dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.
[Al Kahfi(18):10&13]

By Badroe with No comments

Pacaran=melacurkan diri?


Oleh : Muhammad Badrushshalih

Hmm..judulnya kejam banget gak seh?Ini saya tulis karena miris melihat pergaulan pria wanita yang bukan mahromnya betapa dekat. Kalo dilihat perilaku mereka bukan lagi sosok lugu. Tapi, mereka sudah tak tau siapa diri mereka dan siapa dia.
Sobat, jangankan melakukan hubungan layaknya suami istri, untuk memegang lawan jenis aja itu sudah dikatakan lebih baik ditancapkan besi panas dikepalanya. "Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya" (Hadits hasan riwayat Thobroni). Nah lho sampe segitunya kan. Ya, itulah indahnya Islam yang membimbing kita untuk hidup dengan selamat.
Nah, sekarang kita tau kalo orang yang pacaran (arti secara pandangan umum masyarakat) itu kalo dilihat gak jauh beda perilakunya dengan mereka yang (maaf) melacurkan diri. Mereka bebas dipegang, dirangkul atau apapun itu layaknya suami istri.
Hm..m, masih maukah dirimu merelakan diri dijadikan barang yang bebas dipegang siapapun??

[Maaf,bukan maksud apapun saudaraku. Hanya inilah yang bisa saya tuliskan dengan segala kekuranganku. Saling mengingatkan dalam hal kebaikan. Terlebih menghadapi bulan suci.Ketika kita berniat kuat, insya Alloh Dia akan senantiasa memudahkan jalan kita menuju pada-Nya. Mohon masukannya].
Maaf gambar lupa
sumbernya.

By Badroe with No comments

 
google.com, pub-0086328622447233, DIRECT, f08c47fec0942fa0